Kamis, 03 Januari 2013

Samudra Daratan

"Ke gunung yuk?"
"Ayuk. Skrg?"
"Iyaaaa"
*liat jam* 14.30
"Udah sore. Gapapa?"
"Gapapa:)"

Perjalanan pun dimulai. Ini perjalanan pertama terjauh sepanjang sejarah bersama dengannya.
Jauh, sampai berkali-kali aku bertanya "masih jauh banget ya?" dan dia yang sedang mengemudikan motornya hanya menggangguk dan tersenyum.
Aku duduk manis setia dibelakangnya. Menanti.

Singkat cerita. Kami sampai. Di berbagai tempat.
Dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 jam, kami bisa pulang-pergi ciapus- kota bogor.
Pura, curug luhur dan ya, samudra daratan.
Terima kasih telah menunjukkan keindahan alam yang satu itu.

Sekali lagi, aku merasa sempurna.

Sabtu, 22 Desember 2012

Suatu Hari

"Aku kesananya sendiri aja" kataku
"Yaudah, terserah" jawabnya

Dan kemudian kami berpisah. Aku ke toko buku yang memang ingin ku tuju, bersamanya, tadinya. Sementara ia kembali masuk ke dalam bangunan itu. Aku menyusuri trotoar pagi itu dengan perasaan campur aduk. Hati kecilku tak ingin ada pertengkaran ini, tetapi otakku memaksaku untuk memikirkan apa yang dia lakukan tadi pagi sehingga membuatku kesal kepadanya.  
Aku menyebrang jalan untuk menaiki angkutan umum. Masih lengang. Tidak ada kemacetan seperti biasanya. Setelah sampai di toko buku yang ku tuju, aku mengeluarkan ponselku dari saku  dan berniat untuk mengirim pesan kepadanya. Pesan yang seharusnya tidak kukirim dan untungnya tidak jadi kukirim. Karena merasa ada yang membuntutiku, aku pun menoleh ke belakang dan benar saja. Dia ada di belakangku. 
Tuhan....
Dalam hati aku merasa senang dia membuntutiku. Ini kali pertama ada orang yang sampai mengikutiku ketika aku sedang kesal. Berlebihan tapi aku serius. Aku terlampau senang hingga akhirnya aku bernapas lega dan membiarkan kekesalanku terhadapnya menguap bersama hembusan napasku. 
Tetapi yang keluar dari mulutku hanya

"Ngapain ke sini?" bodoh. Caciku dalam hati. Kenapa pertanyaan itu yang keluar?

Dia hanya diam. Dan terus membuntutiku memilih barang-barang yang ingin aku beli. Setelah aku membayar semuanya, dia menarik lengan bajuku dan memaksaku untuk ikut bersamanya.Dia mengajakku ke tempat makan. Padahal aku bersikeras mengatakan aku ingin pulang.
Setelah memesan makanan, dia pun memulai pembicaraan yang aku sudah tahu akan kemana arahnya.

"Maaf" katanya. Tulus. 
"Gapapa" kataku. Dan memang tadi sudah kubilang aku sebenarnya sudah memaafkannya. Hanya dia yang tidak tahu.
"Serius nih minta maaf"
"Iyaa udah dimaafin"
"Ah tapi masih gitu"
Aku menghiraukan kata-katanya dan malah balik bertanya
"Ngapain ke sekolah?"
"Mau ke toko buku" jawabnya. Aku rasa dia sudah mulai ikut kesal. 
"Ngapain?"
"Menurut kamu? Aku mau nganter kamu. Alesan aku ke sekolah cuma mau nganter kamu. Tapi tadi kamunya gitu. Jadi berasa sia-sia ke sekolah"

Aku terdiam. Penyesalan datang mengaliri tubuhku.

"Maaf" katakau berbalik meminta maaf kepadanya
"Gapapa. Asal jangan marah lagi ya?"
"Iyaa"

Kemudian kami pun tersenyum. Pesanan akhirnya datang. Kami menikmatinya dalam canda. Dan memang selalu seperti itu....


19/12/2012
Rasa Utama

Terima kasih, M.
Kamu selalu membuatku merasa sempurna.



Sabtu, 15 September 2012

Dia datang



Tuhan, dia (sudah) datang
Membawa semua yang aku impikan dan inginkan
Terima kasih, Tuhan
:)


Selasa, 20 Desember 2011

Rumah Hatimu

Rumah. Sejauh aku melangkah dan berlari, kepadanya juga aku kembali.
Rumah. Karena hati begitu nyaman berdiam di sana. Ada rindu yang terus bernyawa. Membawaku selalu kembali kepadanya.
Rumah itu, kamu. Semesta nyaman yang menjalar dan teduh yang berjajar. Menguar rindu yang tak terbilang. Mengeja cinta —tanpa tanda tanya, berulang-ulang.
Rumah itu, hatimu.

Minggu, 20 November 2011

 Pisces likes: 


1. Beaches at sunset and waterfalls. 
2. Candle and incense. 
3. Soft music. 
4. Being loved


-@GirlSextrology-


Senin, 04 Juli 2011

Kisah Amoy dan Balon Gelembung

Senin sore yang indah kali ini gue habiskan waktu bersama sepupu tercinta! Perkenalkan , namanya Salam Nurrohmah Fajriyanti a.k.a Salma, Amon, Amoy atau apapun. Masih kelas 1 SD skrg udh naik ke kelas 2 SD. Masih single loh. Dia tuh rumahnya gak jauh dari rumah gue, masih satu komplek cuma beda rt blok sama jalannya aja. 
Nah, karena menurut gue muka dia itu cukup imut, yaudah sekalian aja gue jadiin model gue. Hahahaha gaya bener yak? Ya maksudnya gitu deh. Kan iseng gitu, lucu aja ngeliat anak kecil main balon2an sambil difoto kan ya? So, liat betapa bahagianya si Amoy ini gue jadiin foto model wkwkwk. 

Bermodalkan ini, kebahagiaan Amoy pun dimulai
 
 Tiupan pertama Amoy
Karena belum berhasil, akhirnya dia mengaduk-aduk sabunnya dulu
Lalu, dia mencoba tiupan kedua
Dan Amoy pun berhasil menghasilkan banyak gelembung. Horeee
Karena ingin mencobanya lagi, dia pun membuat tiupan yang ketiga
Horeeee sekarang dia udah jago deh! :DDia pun menebar senyuman disetiap foto
























Sekian! Sampai jumpa di kisah Amoy berikutnya :)))

Foto pilihan :

Sabtu, 20 November 2010

CINTA - Kahlil Gibran-

kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?

ketika kita menangis?

ketika kita membayangkan?

itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat

ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita

kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa

yang dinamakan CINTA

ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan

seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan

tapi melepaskan bukan akhir dari dunia

melainkan suatu awal kehidupan baru.

kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti

mereka yang telah dan tengah mencari dan mereka yang telah mencoba

karena merekalah yang bisa menghargai

betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka

cinta yang sebenarnya adalah

ketika kamu menitikkan air mata

dan masih peduli terhadapnya

adalah ketika dia tidak memperdulikanmu

dan kamu masih menunggunya dengan setia

adalah ketika dia mulai mencintai orang lain

dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata,

"aku turut bahagia untukmu"

apabila cinta tidak bertemu

bebaskan dirimu biarkan dirimu kembali ke alam bebas lagi

kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan cinta dan kehilangannya,

tapi ketika cinta itu mati

kamu tidak perlu mati bersama cinta itu

orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya,

melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh,

entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan

kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri

dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada

cintamu akan tetap dihatinya sebagai penghargaan abadi

atas pilihan-pilihan hidup yang telah kau buat

teman sejati, mengerti ketika kamu berkata "aku lupa.."

menunggu selamanya ketika kamu berkata "tunggu sebentar.."

tetap tinggal ketika kamu berkata "tinggalkan aku sendiri.."

membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata "bolehkah saya masuk?"

mencintai juga bukanlah bagaimana kamu

melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,

melainkan bagaimana kamu memaafkan

bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,

melainkan bagaimana kamu mengerti

bukanlah apa yang kamu lihat,

melainkan apa yang kamu rasa

bukanlah bagaimana kamu melupakan

melainkan bagaimana kamu bertahan

mungkin akan tiba saatnya

dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang,

bukan karena orang itu berhenti mencintai kita

melainkan kita menyadari bahwa

orang itu akan lebih berbahagia

apabila kita melepaskannya

kadangkala,

orang yang paling mencintaimu adalah

orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu

karena takut kau berpaling dan memberi jarak

dan bila suatu saat pergi,

kau akan menyadari bahwa dia

adalah cinta yang tak kau sadari.....